Monday, August 10Lirik, News dan Review

Alkisah /rif Band oleh Budi Dalton

“Andai ‘ku jadi radja, mau apa tinggal minta
Tunjuk sini tunjuk sana dengan sedikit kata
Andai ‘ku jadi radja, punya uang, punya harta
Dan yang pasti aku juga akan punya kuasa”

Penggalan lirik tersebut, adalah potongan lagu yang melabungkan nama /rif ke jajaran grup rock papan atas indonesia.

Lagu Raja yang masuk di album pertama mereka mendapat ganjaran penghargaan MTV Most Wanted New Comer 1998, Nomination MTV Most Wanted Band 1998, Platinum Awards Sony Music Indonesia.

Hal yang sekaligus menjadikan rif sebagai band rock paling fenomenal saat itu.

Tapi banyak orang tidak tau bila /rif sebelumnya memiliki nama Badai Band (1992), kemudian di dalamnya ada nama Aria Baron Arafat (mantan gitaris GIGI) dan Trisno (bassis PAS band).

R.I.F., merupakan singkatan dari ‘rhythm in freedom’. Namun Tahun 1995, titelnya berubah lagi menjadi rif tanpa singkatan, plus garis miring berwarna merah. Jadi, logo ‘/rif’ bisa diartikan sebagai ‘alternatif, atau, beda, miring, berani’. Juga menggambarkan visi bermusik mereka, yang ‘/ (alternatif) sebagai sebuah grup dan bukan perorangan’.

Beberapa fakta tentang rif

  • /rif menjadi band pembuka konser Java Jive dan Kahitna di Hard Rock Café Jakarta.
  • Di awal tahun 90an setiap malam Sabtu, /rif selalu manggung di kafe O’hara’s Tavern Bandung, membawakan hits-hits milik kelompok Pearl Jam, Bush, Smashing Pumpkins, Green Day atau U2, selain karyanya sendiri, ‘Jangan pernah menolak jackdaniel!!’

Buat saya /rif sendiri merupakan pembeda bagi band-band yang ada di tanah air. Di saat banyak band di Indonesia ingin terlihat konsiten, /rif malah berujung tak ter-arah dalam bermusik.

Namun /rif membuktikan kepada kita karakter musik yang sangat Bandung pisan, bahkan kehangatan formasi /rif yang ada ini merupakan formasi terbaik.


View this post on Instagram

Ready to Rawk with /rif . “Andai 'ku jadi radja, mau apa tinggal minta Tunjuk sini tunjuk sana dengan sedikit kata Andai 'ku jadi radja, punya uang, punya harta Dan yang pasti aku juga akan punya kuasa” Penggalan lirik tersebut, adalah potongan lagu yang melabungkan nama /rif ke jajaran grup rock papan atas indonesia. Lagu Raja yang masuk dialbum pertama mereka mendapat ganjara penghargaan MTV Most Wanted New Comer 1998 , Nomination MTV Most Wanted Band 1998, Platinum Awards Sony Music Indonesia . Sekaligus menjadikan rif sebagai band rock paling fenomenal saat itu. Tapi banyak orang tidak tau bila /rif sebelumnya memiliki nama Badai Band (1992), kemudian didalamNya ada nama. Aria Baron Arafat (mantan gitaris GIGI) dan Trisno (bassist PAS band) R.I.F., singkatan dari rhythm in freedom. Namun Tahun 1995, titelnya berubah lagi menjadi rif tanpa singkatan . plus garis miring berwarna merah. Jadi, logo "/rif" bisa diartikan sebagai "alternatif, atau, beda, miring, berani". Juga menggambarkan visi bermusik mereka, yang "/ (alternatif), sebagai sebuah grup, dan bukan perorangan". Beberapa fakta tentang rif ⁃ /rif menjadi band pembuka konser Java Jive dan Kahitna di Hard Rock Café Jakarta. ⁃ Diawal tahun 90an Tiap malam Sabtu, rif selau manggung kafe O'hara's Tavern Bandung ⁃ membawakan hits-hits milik kelompok Pearl Jam, Bush, Smashing Pumpkins, Green Day, atau U2, selain karyanya sendiri. ⁃ Jangan pernah menolak jackdaniel !! Buat saya rif sendiri merupakan pembeda, bagi band band yang ada ditanah air. Disaat banyak band di indonesia ingin terlihat konsiten , namun malah berujung tak ter arah dalam bermusik. Namun rif membuktikan kepada kita karakter musik yang sangat Bandung pisan, bahkan kehangatan formasi rif yang ada ini merupakan formasi terbaik

A post shared by Budi Dalton Official (@artgram) on


Lirik Radja /rif

Andai ‘ku jadi radja, mau apa tinggal minta
Tunjuk sini tunjuk sana dengan sedikit kata
Andai ’ku jadi radja, punya uang, punya harta
Dan yang pasti aku juga akan punya kuasa

Andai aku jadi radja, ‘ku diangkat dielukan
Dikelilingi bawahan dan orang-orang suruhan
Nikmatnya jadi radja, dengan menjentikkan jari
Dan lambaian tangan maka terpuaskan nafsuku

Tapi ‘ku bukan radja, ’ku hanya orang biasa
Yang selalu dijadikan alas kaki para sang radja
Aku hanya bisa menahan dan melihat, membayangkan
Dan memimpikan ‘tuk menjadi seorang radja

Nikmatnya jadi radja, ‘kan kubangun istana
Dan ‘ku dikelilingi putri yang ‘kan s’lalu menggoda
Nikmatnya jadi radja, dengan menjentikkan jari
Dan lambaian tangan maka terpuaskan nafsuku

Tapi ‘ku bukan radja, ‘ku hanya orang biasa
Yang selalu dijadikan alas kaki para sang radja
Aku hanya bisa menahan dan melihat, membayangkan
Dan memimpikan ’tuk menjadi seorang radja

Oooh…
Tapi ’ku bukan radja, ‘ku hanya orang biasa
Yang selalu dijadikan alas kaki para sang radja
Aku hanya bisa menahan dan melihat, membayangkan
Dan memimpikan ’tuk menjadi seorang radja

Nananana heya… Na nana na heya…
Na nana na heya… Na nana na…
‘Ku bukan seorang radja
Heya… Na nana na heya…
Na nana na heya… Na nana na…
‘Ku hanya orang biasa, heya…
Na nana na heya…
Na nana na heya…
Na nana na heya…
Na nana na heya…
Na nana na heya…
Na nana na heya…
Na nana na…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: