Wednesday, November 20Lirik, News dan Review

Di Suatu Hari Tanggal Ini – Kontrak Perdana Jimi Hendrix

James Marshall “Jimi” Hendrix yang kita kenal dengan nama Jimi Hendrix merupakan gitaris yang sangat berpengaruh dan telah menginspirasi banyak musisi setelahnya dengan gaya bermain dan filosofi yang dimilikinya. Di luar ketenaran dan sejarah yang tak akan tergantikan ada pelajaran yang sangat berharga dari apa yang terjadi di suatu hari pada tanggal 15 Oktober 1965.

Rollingstone.com

54 tahun yang lalu pada tanggal tersebut Jimi menandatangani kontrak pertamanya sebagai seorang musisi bersama Ed Chalpin (baca yang bener, Chalpin bukan Chaplin ya) yang kemudian ternyata bermasalah di kemudian hari.

Pada kontrak yang disepakatinya tersebut, Jimi dikatakan mendapatkan $ 1 (1 dollar Amerika) dan 1 % royalti dari semua musik yang direkam. Jimi buru-buru menandatangani kontrak tersebut karena Ia mengira Ia hanya berperan sebagai musisi pendukung (backing musician) yang ternyata bukan dan berdurasi selama 3 tahun.

Masalah besar terjadi ketika akhirnya nama Jimi Hendrix menjadi besar di Inggris dan Ia menandatangani kontrak baru bersama label barunya, Reprise. Begitu kembali ke Amerika setelah menjadi tenar dengan karya-karya ciptaannya, Ed Chalpin yang melihat hal tersebut kemudian menggugat Jimi dengan klausul kontrak yang telah disepakati bersama dimana seharusnya semua karya lagu yang dibuat Jimi juga menjadi bagian dari Ed karena Jimi masih terikat dengan kontrak yang telah dibuat bersama Ed Chalpin.

Gonjang-ganjing antara Jimi dan Ed cukup lama berlangsung bahkan setelah Jimi meninggal. Singkat cerita baru pada tahun 2003, keluarga Jimi Hendrix memenangkan gugatan lisensi resmi atas lagu-lagu rekamannya.

Kisah soal prahara kontrak rekaman Jimi Hendrix selengkapnya bisa kalian baca di sini. Bahkan bentuk fisik kontrak tersebut pernah dilelang pada tahun 2011 dan terjual sebesar $ 45.000.

Pelajaran dari apa yang telah dialami Jimi Hendrix adalah kita harus teliti dan memahami kontrak kerjasama yang akan disepakati perihal hak dan kewajiban kita. Jangan hanya karena benar-benar butuh uang kita jadi teledor dan akhirnya malah menyulitkan perjalanan kita sendiri di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: