Thursday, May 23Lirik, News dan Review

Video Klip Raisa – Nyawa dan Harapan

Pilihan berat nih, tadinya mau naikin dulu single Dewi Persik yang judulnya Diriku Berharga, eh ada notifikasi Raisa rilis video klip yang isi lagunya KUERREEEN BANGET. Jadi maap, tanpa bermaksud pilih kasih atau selera personal, tapi ini beneran wajib jadi viral harusnya mah, karena apa? Isi lirik lagunya tuh menurut editor cocok banget untuk kondisi saat ini. video klip raisa nyawa dan harapan

“Saat senyuman lebih langka dari amarah…
Saat membenci terasa nyaman
Saling menyakiti terlihat wajar…”

Beneran gak tuh yang dibilang sama Raisa? Apalagi yang terbaru soal “Nasi Padang” ampun deh ya. Udah napa, beda pilihan Presiden gak juga harus gak ngakuin atau menolak ini dan itu. Gak juga harus saling berseteru dan boikot sesuatu, kita sesama rakyat cukup berkomunikasi dengan damai, gk pake “urat” biar hidup lebih sehat. Demen banget pada caci-maki kaya udah diri pada suci. Kenapa kita tidak lebih baik berkaca diri dan saling menyayangi, daripada saling benci? Setujuh?

Sambil ngopi, mari kita merenung sejenak dan shalat sunah bagi yang muslim. Oh iya, btw ni lagu adalah track terakhir (nomor 10) yang ada di album ketiga Raisa, Handmade.


Lirik Nyawa dan Harapan Raisa

Saat air lebih langka dari air mata
Saat udara harus Kau beli
Saat bunga-bunga tinggal Cerita
Akankah akhirnya kita sadari?

Saat senyuman lebih langka dari amarah
Saat nyawa nyaris tak berharga
Saat dunia merintih pedih
Akankah akhirnya kita sadari?

Akan datang masa di mana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

Saat kejujuran sudah tak bersisa
Saat manusia hidup tanpa hati
Saat membenci terasa nyaman
Saling menyakiti terlihat wajar

Akan datang masa di mana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

Akan datang masa di mana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

Akan datang masa di mana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan
Akankah akhirnya kita sadari?


Hampir keliwat, nih pesan sayang dari Raisa untuk kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: