Saturday, June 15Lirik, News dan Review

Ebiet G. Ade & Adera – Untuk Kita Renungkan

Musica Studios – Ebiet G Ade merupakan musisi yang dikenal memiliki suara khas dan lagu-lagunya yang sarat makna dan pesan. Tidak hanya piawai dalam menyanyikan lagu dan bermain alat musik, Ebiet juga mahir dalam menciptakan lagu. Banyak karya telah berhasil Ebiet ciptakan mulai dari lagu tentang percintaan, keluarga, religi, hingga bertemakan bencana. Adera Untuk Kita Renungkan

Setiap karyanya pun selalu sukses menyentuh hati para pendengarnya. Salah satu lagu Ebiet G Ade berjudul “Untuk Kita Renungkan”, merupakan karya Ebiet yang sukses dipasaran. Lagu “Untuk Kita Renungkan” adalah lagu yang ditulis Ebiet setelah bencana Gunung Galunggung yang melanda pada 1982. Melalui lagu tersebut, Ebiet menyerukan pesan untuk merenung dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.

Untuk mengingatkan kembali lagu tersebut sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda, Musica Studios merilis kembali lagu “Untuk Kita Renungkan”. Berbeda dengan lagu sebelumnya, kali ini Ebiet mengajak sang putra yaitu Adera, untuk berkolaborasi memberikan nuansa baru. Selain itu, dirilisnya kembali lagu “Untuk Kita Renungkan” juga menjadi salah satu cara Ebiet G Ade menunjukkan rasa cintanya terhadap tanah air Indonesia.

Ebiet juga berharap lagu “Untuk Kita Renungkan” ini bisa menjadi angin segar yang mempersatukan rakyat Indonesia ditengah situasi perbedaan pandangan politik. Ia pun mengajak seluruh pendengarnya untuk menebarkan kedamaian dengan hashtag #UNTUKNKRIDAMAI.

“Indonesia haruslah menjadi negeri yang damai, aman dalam kesatuan yang utuh. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya yang sujud dan patuh, berusahalah untuk selalu berhati bersih, menghindari pertikaian, dan membuang perilaku nista”, kata Ebiet.


Lirik Untuk Kita Renungkan Ebiet G. Ade & Adera

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat
Ho ho singkirkan debu yang masih melekat

Du du du …
Ho ho ho …

Anug’rah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya
Ho ho adalah Dia di atas segalanya

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih

Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista ho ho

Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Ke manakah lagi kita ‘kan sembunyi?
Hanya kepadaNya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari hanya runduk sujud padaNya

Du du du …
Ho ho ho ho …

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada di sini, di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum
Ho ho berusahalah agar Dia tersenyum

Du du du …
Ho ho ho …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: