Monday, April 22Lirik, News dan Review

Restu – Syahrini

Ni dia lagu yang bikin heboh. Beres kawin-win-win-win gak pake nunggu lama buat Syahrini rilis lagu yang seirama dengan cerita nyata. Saking ramenya, ampe yang bikin lagu, teteh Melly Goeslaw harus menceritakan asal muasal, sejarah lagu yang dibikin salah kaprah di dunia maya oleh antah berantah. Jika lagu yang menjadi lagu tema nyata hidup Syahrini kali ini memang sudah tertulis, ditakdirkan oleh Illahi untuk Syahrini. lirik restu syahrini

Percaya atau gak percaya seperti itulah yang terjadi, lagu berjudul ‘Restu’ ini awalnya untuk lagu tema film Sultan Agung namun karena suatu alasan tidak jadi dipakai, kemudian tadinya mau dinyanyikan oleh Gita Gutawa, tapi karena suatu alasan juga, album / single Gita Gutawa ada penundaan lagu pun tidak jadi dinyanyikan oleh Gita, kemudian tanpa diduga-duga lagu ini akhirnya jatuh ke pelukan Syahrini yang sangaaaaaat cocok dengan kondisinya yang tengah berbahagia saat ini.

Kendati ada “kisah seru” pada pernikahannya, yang namanya dua insan bersatu dalam akad nikah yang sah, artinya kehalalan adalah mutlak bagi Syahrini dan suaminya Reino Barrack dan seyogyanya doa yang baik adalah kado yang paling baik bagi mereka (ingat, doa yang baik akan bebalik pada diri kita lho).

Nah doa yang baik juga patut ditujukan bagi Luna Maya, semoga cepat dipertemukan dengan jodoh yang sudah tuhan persiapkan untuk dirinya, betul?

Untuk lagunya sendiri gak pelu banyak komentar, sudah pasti keren, teh Melly gitu loh. Dengerin aja nih di bawah.


Lirik Restu Syahrini

Pertama
Perjumpaan tak sengaja
Menyimpan
Ruang rindu saat senja
Kutak ingin
Seperti lagu-lagu cinta
Hanya indah
Dalam permainan kata

Kepada yang tercinta
Dan hanya untukmu cinta
Sampai kapan menunggu cinta
Kuyakin kau yang paling nyata
Hanya kau yang dihati
Meski waktu lamban peduli
Jasmaniku teguh menanti

Sampai restu berpihak padaku

Asmara
Kupeluk semua rasa ini
Wajahmu
Mampu menghangatkan rasa dingin

Ohh
Denganmu tak pernah kurasa jadi rumit
Bahagia sehingga terlukis di langit

Kepada yang tercinta
Dan hanya untukmu cinta
Sampai kapan menunggu cinta
Kuyakin kau yang paling nyata

Hanya kau yang dihati
Mesti waktu lamban peduli
Jasmaniku teguh menanti
Sampai restu berpihak
berpihak kepadaku

Dan restupun berpihak padaku
Padaku

Kepada yang tercinta
Dan hanya untukmu cinta
Sampai kapan menunggu cinta
Kuyakin kau yang paling nyata

Kau yang dihati
Mesti waktu lamban peduli
Jasmaniku teguh menanti
Dan restu pun berpihak padaku
Dan restu pun berpihak padaku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: