Monday, April 22Lirik, News dan Review

The Adams – Agterplaas

Satu hal yang pasti kenapa membutuhkan 13 tahun lamanya bagi The Adams untuk merilis album ketiga mereka sejak terakhir pada tahun 2006 merilis album bertitel V2.05, adalah dikarenakan kehidupan pribadi masing-masing personil. Album Agterplass yang baru saja dirilis pasti membuat terheran-heran apa arti dari nama tersebut, tidak lain adalah Halaman Belakang, sebuah kata yang diambil dari bahasa Afrika. lirik lagu the adams

Kenapa Agterplaas (halaman belakang)? Karena di tempat tersebutlah 12 track (10 lagu + 2 instrumental) berasal. Bukan secara harfiah, pada kenyataannya Gigih sang Drummer memiliki studio yang bernama Teras Belakang yang kemudian melalui pemikiran kreatifnya, Gigih memilih menggunakan bahasa Afrika Selatan yang arti dan maknanya sama dengan nama studionya tersebut untuk dijadikan nama album. Utamanya menurut Gigih, Agterplass adalah kata yang mudah dibaca ketimbang Teras Belakang.

Bagi yang doyan band macem Remioromen (yang dari Jepang sonoh), beuh mending kalian mulai banggakan The Adams coi. Karena komposisi, pemilihan nada dan nuansanya akan menggugah indra pendengaran kita untuk mendengarkannya lagi dan lagi. Sederhana tapi ada yang berbeda, ada hal yang memikat.

Tapi itu hanyalah “menurut saya”, kalau menurut kalian? Dengarkan langsung melalui semua greai streaming populer yang tersedia, kalau lirik? Ada juga nih di bawah.

Lirik Lagu The Adams Album Agterplaas

Masa Masa
Kau selalu ada
Untuk tertawa
Tak pernah lupa
Dan meskipun salah
Ikuti saja
Karena muda
Jiwa remaja

Seiya sekata bersama-sama
Seiya sekata hadapi duka
Seiya sekata canda tawa
Masa lalu dan sekarang
‘Kan kita kenang di masa yang datang

Semangat bicara
Hal yang telah lama
Masa SMA
Perihal yang lucu
Waktu ke waktu
Yang telah berlalu
Liar menggebu

Seiya sekata bersama-sama
Seiya sekata hadapi duka
Seiya sekata canda tawa
Masa lalu dan sekarang
‘Kan kita kenang di masa yang datang

Seiya sekata bersama-sama
Seiya sekata hadapi duka
Seiya sekata canda tawa
Masa lalu dan sekarang
‘Kan kita kenang di masa yang datang

Masa-masa melewati bersama
Masa-masa indah janganlah lupa
Masa-masa mulai merajut asa
Berlari dengan gemilang
‘Kan kita rayakan di masa datang

Pelantur
Secangkir kopi di pagi hari
Bicara seputar sana-sini
Tak disadari lewati hari tanpa nutrisi
Aku tak tahu yang engkau mau
Ku takkan mau walau kutahu
Iyakan saja agar wacana ini berlalu

Kau mengkritisi
Berfilosofi
Dan berteori
Tanpa makna, tanpa isi
Seakan yang paling mengerti

(Luangkan waktu ‘tuk berpikir)
(Jangan pernah mudah tersindir)
(Nanti engkau akan tersingkir)
Lihatlah s’kitarmu
Bukalah matamu
Masih ada waktu
Banyak hal yang perlu engkau tahu

Aku tak tahu yang engkau mau
Ku takkan mau walau kutahu
Iyakan saja agar wacana ini berlalu

Kau mengkritisi
Berfilosofi
Dan berteori
Tanpa isi, tanpa makna
Ucapanmu laksana dewa

(Luangkan waktu ‘tuk berpikir)
(Jangan pernah mudah tersindir)
(Nanti engkau akan tersingkir)
Lihatlah s’kitarmu
Bukalah matamu
Masih ada waktu
Banyak hal yang perlu engkau tahu

(Luangkan waktu ‘tuk berpikir)
(Jangan pernah mudah tersindir)
(Nanti engkau akan tersingkir)
Lihatlah s’kitarmu
Bukalah matamu
Masih ada waktu
Untuk sudut pandang berbeda
Ingatlah masih banyak
Hal yang perlu engkau tahu

Secangkir kopi, sepotong roti
Bicara seputar sana-sini
Dan kusadari kulewati pagi tanpa arti

Lingkar Luar
Berkendara dari pinggir kota
Menuju Jakarta
Semangat membara, namun
Terjebak deru mesin kota
Yang mulai bekerja
Ku mencari-cari cara

Berselancar melihat peta
Garis-garis merah
Mewarnai antar muka
Putar arah menyusuri jalan
Saling berhimpitan
Untuk sampai tujuan

Pikiranku melayang jauh
Mencari cara ‘tuk berlabuh

Matahari kian menyengat
Asap pekat
Berkeringat
Panas aspal pun menjilat
Urungkan niat
Terlalu berat

Pikiranku melayang jauh
Mencari cara ‘tuk berlabuh

Pikiranku melayang jauh
Mencari cara ‘tuk berlabuh

Ganti saja di lain waktu
Pikiranku sudah terlalu jenuh

Esok
Jalan kita bersama
Tentukan arah langkah
Satu makna memutar roda
Menepis masa lalu
Terang engkau menuju
Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata
Kabarkan suka cita
Saatnya serukan pada dunia

Pandu:
Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cita

Saatnya serukan pada dunia

Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cita

Saatnya serukan pada dunia

Ario:

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cinta

Saatnya serukan pada dunia

Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cinta

Saatnya serukan pada dunia

Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Saleh:

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cita

Saatnya serukan pada dunia

Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Ucapkan kata-kata

Kabarkan suka cita

Saatnya serukan pada dunia

Jalan kita bersama

Tentukan arah langkah

Satu makna memutar roda

Menepis masa lalu

Terang engkau menuju

Menatap hari esok yang baru

Dalam Doa
Dalam doa
Dalam doa

Rasa mimpi
Hadir datang
Dan imaji yang hilang
Memori
Berulang
Dan rindu tatapannya
Ingat senyumannya
Bisikanmu pun terdengar

Peluk hangat
Dalam doa

Dan gambaran yang hilang
Bayangan
Mengulang
Dan marahnya terlintas (marahnya terlintas)
Ujaran tak terbatas (ujaran tak terbatas)
Nasihatmu pun terdengar

Hangat doa
Hangat doa

Dalam doa
Dalam doa

Gelap Malam
Terjebaknya di dalam
Pikiran yang terkaram
Mungkinkah itu alasan
Dia tak henti menggeram
Malam yang melelahkan
Gelap dan tak berkawan
Sekat-sekat di lukanya
Semakin dalam

Kaukah itu?
Kebisuan gelap tanpa tanda
Membuat semua tak berdaya
Takkan ada
Jiwa yang penuhi dusta
Biarlah
Biar semua berjalan bersama
Tak usahlah kau berbeda
Masa lalu
Akankah terus menyala?

Terkapar dan bernyawa
Hilang ditelan masa
Ruang-ruang di hatinya
Akan terus menyala
Kekalnya keangkuhan
Melawan ketakutan
Dan gelap pagi yang samar
Terasa berbeda

Kaukah itu?
Kebisuan gelap tanpa tanda
Membuat semua tak berdaya
Takkan ada
Jiwa yang penuhi dusta
Biarlah
Biar semua berjalan bersama
Tak usahlah kau berbeda
Masa lalu
Akankah terus menyala?

Kaukah itu?
Kebisuan gelap tanpa tanda
Membuat semua tak berdaya
Takkan ada
Jiwa yang penuhi dusta
Biarlah
Biar semua berjalan bersama
Tak usahlah kau berbeda
Masa lalu
Akankah terus menyala?

Sinar Jiwa
Tak
Tak pernah
Tak pernah di tahap ini
(Tak pernah)
Hadir semangat menanti
(Tak pernah)

Segalanya kan kucurahkan
‘Tuk arungi masa depan

Tak
Peduli
Peduli apa terjadi
(Terjadi)
Pasti akan kujalani
(Jalani)

Hari-hari ku menanti
Semesta pun mengakui

Datang pelita hati
Terangi sanubari
Tak akan
Pernah terganti

Ketika pertama kali menyapa
Dunia t’rasa berbeda
Sepasang mata tertawa
Bersinar menerangi jiwa

Dan
Teriak
Teriaklah dengan lantang
(Teriak)
Hadapi jalan menantang
(Teriak)

Suka cita dalam haru
Doa kami bersamamu

Ketika pertama kali menyapa
Dunia t’rasa berbeda
Sepasang mata tertawa
Bersinar menerangi jiwa

Ketika pertama kali menyapa
Dunia terasa berbeda
Sepasang mata tertawa
Bersinar menerangi jiwa

Sendiri Sepi
Datangnya pagi
Tak kusadari
Banyak hal menanti lagi
Sendiri sepi

Ada energi
Seperti mentari
Mulanya sendiri sepi
Lalu berbagi

Kulanjutkan lagi
Tersenyum sendiri
Seperti terulang kembali
Lelahnya terganti
Lelahnya terganti

Pesona Pesona
Pesona hadirmu
Senyuman yang kuingat
Tak terjamah waktu
Menderu-deru
Keberadaanmu
Bawa energi baru
Melintasi waktu
Menggebu-gebu

Kau berwarna

(Persona bermakna)
Terang
(Pesona berwarna)
Gemilang
(Persona bermakna)
Terang
(Pesona berwarna)
Gemilang

Tatapan bermakna
Memberi satu tanya
Aksara membisu
Haru membiru
Terekam imaji
Pesona yang berserikan
Memberi arti
Menari-nari

Kau berwarna

(Persona bermakna)
Terang
(Pesona berwarna)
Gemilang
(Persona bermakna)
Terang
(Pesona berwarna)
Gemilang

Persona
Bermakna
Pesona
Berwarna
Persona
Bermakna
Pesona
Berwarna
Persona
Bermakna
Pesona
Berwarna
Persona
Bermakna
Pesona
Berwarna

Keberadaanmu
Persona yang berseri
Melintasi waktu
Bersenang hati
Keberadaanmu
Persona yang berseri
Melintasi waktu
Menari-nari

Timur
Masa depan kadang menakutkan
Penuh dengan ketidakpastian
Lebih mudah jika tak dipikirkan
Kita bisa membuat rencana
Untuk sekian tahun ke depan
Tapi percuma jika selesai di tengah jalan

Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
Saat aku dan kamu bicara
Tentang harapan dan cita-cita
Semua yang kita damba
Akan terasa seperti
Amat nyata

Kadang kita takkan mendapatkan
Yang diinginkan dan dimimpikan
Semua usaha hanya sia-sia

Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan
Saat aku dan kamu bicara
Tentang harapan dan cita-cita
Semua yang kita damba
Akan terasa seperti
Amat nyata
(Nyata)

Aku tak bisa menjanjikan surga
Atau bahagia untuk selamanya
Tetapi jika engkau terus percaya
Pasti akan ada jalan

Namun tiap kudengar namamu
Makin terbayang masa depanku
Semakin jelas tujuan
Dan yang ku harus lakukan

Dan di hariku yang paling gelap
Semoga aku akan mengingat
Bahwa ini sementara
Dan akan segera pergi
Dengan cepat

lirik lagu the adams lirik lagu the adams lirik lagu the adams lirik lagu the adams

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: