Thursday, May 23Lirik, News dan Review

Barasuara – Pikiran dan Perjalanan

Barasuara – Pikiran dan Perjalanan adalah kalut dan harapan yang dibungkus dalam bentuk musikal; sebuah memoir tentang kompleksitas perasaan, ekspektasi, kebahagiaan, kekecewaan dan naik turunnya kondisi mental manusia. Album ini berisikan kalimat dan kata-kata yang ditulis dengan sangat personal terhadap setiap kejadian. Tentang bertahan hidup, tentang melaju #DariDalamGelap dan merayakannya.

Kami berharap album ini dapat menjadi sebuah penguat untuk orang yang mendengarkan. Kumpulan lagu ini adalah gambaran bahwa pemikiran dan jalan hidup orang akan menjadi sebuah proses pembelajaran tanpa henti. pikiran dan perjalanan

Lirik Lagu Barasuara Album Pikiran dan Perjalanan

Seribu Racun
Ku berjalan arungi seribu malam
Kusembunyi di tirai-tirai mentari

Ragu di dalam jantungku
Bergemuruh merobek langit
Sepi yang terus kulawan
Yang membunuh dalam pikiran

Meracuniku
Tambatkan hati, tambatkan hatimu
Tambatkan hati, tambatkan hatimu

Gila terus datang menyiksa
Aku berjuang untuk tenang

Di dalam pikiran ku dikalahkan
Di dalam pikiran dipermainkan
Di dalam pikiran aku melawan
Di dalam pikiran mencari kawan
Di dalam pikiran ku dikalahkan
Di dalam pikiran dipermainkan
Di dalam pikiran aku melawan
Di dalam pikiran mencari kawan

Pikiran dan Perjalanan
Di pikiranku
Ada pikiranmu
Mereka rencana
Tentang masa depan
Tabur harapan
Alpa kepastian

Dari dalam gelap amarahmu
Buta melaju
Dari dalam hitam ingatanmu
Buta meraja

Ooh yeah
Marabahaya
Ooh yeah, terjebak larut dalam
Halusinasi

Belantara masa depan
Pikiran dan perjalanan
Biar kami yang tentukan
Biar kami yang tentukan
Belantara masa depan
Pikiran dan perjalanan
Biar kami yang tentukan
Biar kami yang tentukan

Melaju dengan hatimu
Dengan apa yang kau tahu
Tekanan di sekitarmu
Menemanimu
Belantara masa depan
Pikiran dan perjalanan
Biar kami yang tentukan
Biar kami yang tentukan

Menari nari walau terluka tak kau tangisi
Berdiri lagi di dalam sepi menari nari
Menari nari walau terluka tak kau tangisi
Berdiri lagi di dalam sepi menari nari

Guna Manusia
Nak, di permukaan yang tenggelam
Kita melanjutkan kehidupan

Mengarungi arah pusaran
Menangisi sisa lautan
Memanaskan daratan

Mencari guna manusia
Tiap langkah rusak semua
Mencari celah adaptasi

Hitung mundur gerus tepian
Hingga hunian tinggal lautan

Memanaskan dunia
Mencair di utara
Kita di ujung masa

Kita mencari celah untuk bertahan
Mencari ruang
Kita mencari celah adaptasi

Pancarona
Melarutkan anganku
Hati yang meninggalkanmu
Membiru, membisu
Mereka lambat laun
Kan merasa tak kuasa
Menahan geram batinmu
Angkasa, samudra
Terhampar jawaban

Kau mulai meragu akan isi hatimu
Pancarona
Segala perubahan dan ketidakpastian
Pancarona

Kesunyian melagukan kerinduan
Kesepian, melankolia
Kesunyian melagukan kerinduan
Kesepian, melankolia
Jangan kau meragu
Jangan kau meragu
Jangan kau meragu

Kau mulai meragu akan isi hatimu
Pancarona
Segala perubahan dan ketidakpastian
Pancarona
Jauh berlari dari apa yang kau cari
Pancarona
Lekaslah pulang

Tentukan Arah
Meraja, merasa, merana
Taburi jalan dengan duri
Kau adu pahammu, pahamku
Kau benar, kau benar, kau benar

Menyulam taringmu
Aumanmu berseru

Tentukan arah
Tentukan arahmu
Tentukan arah
Redam amarahmu
‌Tentukan arah
Tentukan arahmu
Tentukan arah
Redam amarahmu

Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni
Kita teracuni, racuni

Tentukan arah
Tentukan arahmu
Tentukan arah
Redam amarahmu
‌Tentukan arah
Tentukan arahmu
Tentukan arah
Redam amarahmu

Hapuskan waktu dari nurani
Hapuskan waktu dari nurani
Hapuskan waktu, hapuskan waktu
Dari nurani
Hapuskan waktu dari nurani
Hapuskan waktu dari nurani
Hapuskan waktu
Dari nurani

Masa Mesias Mesias
Masa, mesias mesias
Masa, mesias mesias
Guna-guna, adu domba
Devide et impera
Guna-guna, adu domba
Devide et impera

Mantra, marah di angkasa
Suci, sembunyi-sembunyi
Dalam pikiran, dalam pikiran, dalam pikiranmu
Merajut, melaju, melagukan geram

Dalam pikiran, dalam pikiran, dalam pikiranmu
Merajut, melaju, melagukan geram

Haluan
Menari melibas antara
Huru-hara, huru-hara
Bersulang untuk perbedaan
Satukan haluan
Api di sana
Di tengah lautan
Oh
Satu haluan

Mualan, bualan, paksaan, ancaman
Yang benar diredam, diputar haluan

Deras berita, beda cerita
Membakar kita

Mencari peranku
Mencari peranmu
Memahami peranan Zaman dan pikiran

Oh bersulang di lautan keberagaman
Matahari, manusia, langit yang sama
Oh bersulang di lautan keberagaman
Matahari, manusia, langit yang sama

Samara
Samara, Ani, Jiyana
Samara, Ani, Jiyana

Senjamu yang kian temaram
Surya tenggelam kau tak padam
Senyummu dalam kegelapan
Tawanya larut dalam diam
Gelapmu jadi kediaman
Yang benderang yang kau harapkan
Di dalammu, di dalammu
Ada dendam melagu
Sinar terang yang kau harapkan

Senjamu yang kian temaram
Surya tenggelam kau tak padam
Gelapmu jadi kediaman
Di dalammu dendam melagu

Samara, Ani, Jiyana
Samara, Ani, Jiyana
Samara, Ani, Jiyana

Samara, Ani, Jiyana

Senjamu yang kian temaram
Surya tenggelam kau tak padam
[Bridge] Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan

Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Samara, Ani, Jiyana
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan
Samara, Ani, Jiyana

Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan
Kita bisa tenggelam dan bisa padam
Atau bangkit berjalan lalu melawan

Tirai Cahaya
Membelah tiraimu
Menyalakan hati ibumu
Merekah suara
Dunia jagad semesta

Tertunduk, bersimpuh
Menyambut hidup
Kau mulai perjalananmu

Waktu berlalu dan raga menua
Tirai ingatan kan terkoyak
Cinta dipupuk jadi bekal
Yang kekal

Sendiri jalan kau tempuh
Tubuhmu bersimbah peluh
Di awan kami memandangmu

Merajut menenun rasa
Merawat cinta di dada
(Tirai-tirai merajut warna)
Merajut menenun rasa
Merawat cinta di dada
(Tirai-tirai merajut warna)
Merajut menenun rasa
Merawat cinta di dada
(Tirai-tirai merajut warna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: