Wednesday, April 24Lirik, News dan Review

Melalui Musik, Navicula Tolak RUUP

Nih yang mantap dari musisi. Navicula membuktikan jika isi dari draft RUUP wajib ditolak. Secara gamblang Navicula membuat lagu berjudul Dagelan Penipu Rakyat dengan lirik yang isinya sudah pasti ditentang dalam draft RUUP tersebut. Mereka pun menjelaskan dan bercerita tentang ‘Indonesia yang Tercipta dari sebuah Lagu’.

Bahwa jauh sebelum Indonesia merdeka, Wage Rudolf Suprataman sang pencipta lagu Indonesia Raya telah memperdengarkan lagu tersebut di satu acara bernama Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928, ya di hari Sumpah Pemuda wahai kawan sekalian. Tulisan mereka akan kisah ini terlampir di bawah.

Robi sang vokalis yang sedang mengalami patah kaki di telapak kakinya terlihat menggunakan kursi roda pada video klip yang dirilis. Hal yang tak akan menghentikan beli Robi bersama Navicula untuk menyuarakan perlawanan akan omong kosong penguasa terhadap esensi musik. Yakni kebebasan berekspresi. Tentu saja dengan tanggung jawabnya. Betul?


Indonesia tercipta dari sebuah lagu. Jauh sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, seorang pemuda Wage Rudolf Supratman tergerak membuat sebuah lagu untuk menggugah semangat kebangsaan.

Pada Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928, Supratman memperdengarkan lagu itu,
Indonesia Raya.
Sumpah Pemuda 1928 tidak hanya komitmen tentang satu tanah air, bangsa, dan bahasa, tapi juga mentahbiskan sebuah komposisi musik untuk sebuah negara yang masih dalam imajinasi, tanggal berdirinya belum dirumuskan kapan.

Lalu 90 tahun kemudian, penyelenggara negara mencoba mengatur musik dengan gagasan-gagasan yang anti-intelektual lewat Rancangan Undang-undang Permusikan. RUU Permusikan berambisi memberangus kemerdekaan berekspresi, sebuah semangat yang dulunya bisa membunuh imajinasi tentang Indonesia.

Video klip “Dagelan Penipu Rakyat” ini direkam dua hari lalu di Ubud, Bali. Ini adalah respons kami pada RUU Permusikan yang dijejali pasal-pasal karet dan bermasalah namun diletakkan sebagai prioritas legislasi. Anggota DPR yang mulia, dengarkan kebutuhan rakyat.

Lirik Dagelan Penipu Rakyat Navicula

Kau gila
Bisa kau memutar logika massa

Ku jadi gila
Karena mencoba memmbuat waras dunia

Penguasa
suka manipulasi janji surga

Etika, integritas
adalah sesuatu yang langka

Bila gedung rakyat
Dijajah pendusta.
Maka hanya ada satu kata dari kita

LAWAN!!!

Mencuri
Tapi penjaga hukum yang dibui

Curi lagi
Ada 1000 celah yang kau miliki

Bila gedung rakyat dijajah pendusta
Maka hanya ada satu kata dari kita

LAWAN LAWAN LAWAN LAWAN!!!
LAWAN LAWAN LAWAN LAWAN!!!
LAWAN LAWAN LAWAN LAWAN!!!
LAWAN LAWAN LAWAN LAWAN!!!

Bila gedung rakyat
Dijajah pendusta
Maka hanya ada satu kata dari kita

LAWAN LAWAN LAWAN LAWAN!!!
LAWAN LAWAN LAWAAAAN!!!
LAWAN!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: