Tuesday, November 13Lirik, News dan Review

Kunto Aji – Mantra Mantra

Kunto Aji Wibisono, akhirnya merilis album keduanya dalam rentang 3 tahun dari album pertamanya Generation Y. Album baru Kunto Aji ini diberi judul Mantra-Mantra, berisi 9 lagu dengan pesan-pesan yang tersirat pada setiap lagunya. album baru kunto aji

Dari mulai track pertama berjudul Sulung, lagu bernuansa sendu terus dihadirkan sampai Jakarta Jakarta membeberkan kenyataan asli orang-orang di Jakarta dengan cerita Kunto Aji menggapai mimpinya dalam alunan yang cukup emosional.

Konon Katanya yang menjadi single pertama dari album Mantra Mantra adalah lagu yang bisa dibilang paling beat dengan karakter romantis yang Kunto aji suguhkan pada album ini.

Dengarkan di bawah, nikmati dan nyanyikan lagu dan lirik Kunto Aji album Mantra Mantra.

Cantik kau tahu, Hidup bukan tentang angka

Lirik Lagu Album Mantra Mantra – Kunto Aji

Sulung

cukup kan lah
ikatanmu
relakanlah yang tlah seharusnya untukmu

cukupkan lah
ikatanmu
relakanlah yang tlah seharunya untukmu

cukupkan lah
ikatanmu
relakanlah yang tlah seharusnya untukmu

cukupkan lah
ikatanmu
relakanlah yang tlah seharusnya untukmu

cukupkan lah
ikatanmu
relakanlah yang tlah seharusnya untukmu

yang sebaiknya kau jaga adalah dirimu sendiri

Rancang Rencana

Dalam ku ingat
suara terdengar
jangan berubah
jangan berubah

kita siap tuk berlari
lebih jauh dari ini
lihat gelasmu
kau habiskan dulu

malam segera berakhir
esok kita singkap takdir
tentangmu
dalam ku ingat

suara terdengar
jangan berubah
jangan berubah
ku terjebak dalam busaran waktu

kau menahanku tak terburu buru
ambisiku
impianku
yang membutakan

dalam ku ingat
suara terdengar
jangan berubah
jangan berubah

dalam ku ingat
suara terdengar
jangan berubah
kau yang ku kenal

Pilu Membiru

akhirnya aku lihat lagi
sederhana tanpa banyak celah
wangimu berlalu

akhirnya aku lihat lagi
jemarimu yang bergerak bebas
seiring tawamu

tak ada yang seindah matamu
hanya rembulan
tak ada yang selembut sikapmu
hanya lautan

tak tergantikan
oh walau kita tak lagi
saling menyapa

akhirnya aku lihat lagi
akhirnya aku temui oh
terjekat lidahku

masih banyak yang belum sempat
aku katakan padamu
masih banyak yang belum sempat
aku sampaikan padamu

masih banyak yang belum sempat
aku katakan padamu
masih banyak yang belum sempat
aku sampaikan padamu

masih banyak yang belum sempat
aku katakan padamu
masih banyak yang belum sempat
aku sampaikan padamu

tak ada yang seindah matamu
hanya rembulan
tak ada yang selembut sikapmu
hanya lautan

tak tergantikan
oh walau kita tak lagi
saling menyapa

Topik Semalam

Semalam
Kau tanyakan lagi arah kita
Sanggupkah aku
Mengikatmu untuk selamanya

Kau jangan takut
Aku punya rencana
Kau jangan takut
Walau semua masih ada di kepala

Jika kau mau bersabar dan mencoba mengerti
Kupastikan engkau bahagia
Jika kau bisa bertahan menunggu ku disini
Kupastikan engkau bahagia

Tapi tunggu dulu
kurangkai dengan waktu
Kusemai harapanmu
Sebelum ku temui ayahmu Ibumu
Ayahmu

(Jangan takut aku punya rencana)
(Jangan takut aku punya rencana)
Kau jangan takut
Walau semua masih ada di kepala

Jika kau mau bersabar dan mencoba mengerti
Kupastikan engkau bahagia
Jika kau bisa bertahan menunggu ku disini
Kupastikan engkau bahagia

Jika kau mau bersabar dan mencoba mengerti
Kupastikan engkau bahagia
Jika kau bisa bertahan menunggu ku disini
Kupastikan engkau bahagia

Tapi tunggu dulu
kurangkai dengan waktu
Kusemai harapanmu
Sebelum ku temui ayahmu

Rehat

Serah serahkan apa
Masih terjalin suaramu terdengar
Masilahnya rindang bergema
Di ruang-ruang hatimu

Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan
Takkan terjadi

Yang dicari hilang
Yang dikejar lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semeta bekerja
Untukmu

Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan
Takkan terjadi

Kita coba lagi
Untuk lari berlari
Kita coba lagi

Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semeta bekerja
Untukmu

Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Terus berlari
Yang kau takutkan
Takkan terjadi

Jakarta Jakarta
Coming Soon
Konon Katanya

Kau tak pernah berubah
Kau masih saja dengan peran yang kau tak suka
Apa kata ayah?
Jadi pembatas ruang gerakmu berkarya

|Chorus|
Konon katanya, konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya

Jangan ragu ragu
Cantik kau tahu
Hidup bukan tentang angka

Konon katanya, konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya

Bukan lidah lancangku yang merayu
Maksud hati ku ingin bebaskanmu
Sekilas yang aku dengar
Sekilas yang aku dengar

Konon katanya, konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya
Konon konon konon katanya
Konon katanya konon katanya

Kau ingin lebih bahagia
Raih tanganku
Kau ingin lebih bahagia
Raih tanganku

Kau ingin lebih bahagia
Raih tanganku
Kau ingin lebih bahagia
Raih tanganku

Saudade
Coming Soon
Bungsu

Cukupkanlah
Ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu

Cukupkanlah
Ikantanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu

Cukupkanlah
Ikantanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu

Cukupkanlah
Ikantanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu

Sebelum kau menjanda
Meralah melindungi segala yang berarti

Yang sebaiknya kau jaga
Adalah dirimu sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: