Monday, September 24Lirik, News dan Review

Pertunjukan Pertama Payung Teduh Tanpa Is

Suatu showcase yang bertajuk Fase Avontur diselenggarakan pada tanggal 16 Februari kemarin di Loubelle, Setiabudhi, Bandung. Dihadiri oleh ratusan orang yang menjadi “Peneduh” bagi grup band Duo yang terdiri dari Ivan dan Ale. Siapa lagu kalau bukan Payung Teduh yang memiliki banyak cerita di tahun 2017 kemarin. Setelah beristirahat sejenak di awal tahun 2018, showcase yang telah disebutkan tadi adalah langkah awal petualangan baru mereka sebagai Payung Teduh yang baru, karenanya dinamakan Fase Avontur yang mana memiliki arti Petualangan secara harfiah. fase avontur payung teduh

Posisi yang telah ditinggal oleh kedua rekannya sekarang diisi oleh mereka berdua dan sebaliknya pelaksana tugas untuk posisi yang Ivan dan Ale pada awalnya, dilakukan oleh additional player. Kini Ivan menjadi pemain gitar dan vokal dengan didampingin Ale sebagai pemain bassnya. Layaknya orang yang baru bangun tidur, perlahan tapi pasti Payung Teduh pun siap untuk berkarya lagi, membuka jendela dan membuka pintu untuk pergi bertualang.

“Mohon maaf untuk segala kekurangan. Kami lagi berusaha biar band ini enggak udahan. Terima kasih, kami enggak menyangka seramai ini penontonnya. Mudah-mudahan Payung Teduh tetap menjadi ‘rumah’ untuk kami dan para Peneduh serta punya masa depan di tangan kami. Menjadi diinginkan itu energi besar untuk kami berdua,” ujar Ale – pikiran-rakyat.com.

Kalimat “Menjadi diinginkan itu energi besar untuk kami berdua” adalah inti pesan dari showcase ini. Selama masih banyak Peneduh yang membuat Ivan dan Ale dapat berkarya dalam rindangnya dukungan oenikmat musik Payung Teduh, petualangan pun akan terus dilanjutkan dengan hati yang teguh dengan sambutan dan apresiasi yang akan sangat riuh yang mana adalah suplemen makanan kreatifitas bagi Ivan dan Ale agar terus bertumbuh.

Salute

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: