Tuesday, October 16Lirik, News dan Review

Kisah Tragis di Video Klip Isyana Lembaran Buku

Kali ini kita kan berharu-biru, menghela nafas, terkaget atas apa yang disuguhkan oleh Isyana dalam video klip ke 3 untuk album Paradox, Lembaran Buku. Dalam lagu yang mengalun pelan nan merdu, secara visual diceritakan Isyana yang terombang-ambing, tersiksa oleh cinta yang dieksploitasi. Pada akhirnya semua rasa pedih itu terkonversi menjadi kekuatan dan amarah yang meluap, melahap jiwa lawannya yang telah berubah menjadi sosok kesetanan setelah menjajah diri Isyana dari tipuan surga dunia. video klip isyana

Disutradarai oleh Sakti Marendra (@saktimarendra) dengan Kantika Pulungan (@katinka_pulungan) sebagai produser, Isyana sendiri terpuaskan oleh hasilnya. Peran Arifin Putra (@arifinputra_) sebagai lawan main Isyana untuk personifikasi sosok yang Ia bayangkan dalam lagu ini telah berhasil menjalankan perannya dalam mewujudkan kisah tragis hubungan antar manusia yang terjadi dalam kehidupan nyata.

Simak lirik lagu dan perwujudan visualnya di bawah

Lirik Isyana Sarasvati - Lembaran Buku
[Verse 1] Selalu kucoba untuk lupakan
Cerita lama yang menjadi buku
Terlanjur sudah ku membaca
Dari bab perkenalan

[Verse 2] Tak semua halaman merana
Namun yang kelam terlalu berarti
Yang bahagia terlupakan
Terselimuti benci

[Pre-Chorus 1] Warna fana ragu
Hanya karena kamu

[Chorus] Seperti ku tegak berdiri
Di atas kertas putih
Seperti kencangnya berlari
Tanpa tujuan henti
Halaman tawa yang aku cari
Telah hangus namun di hati
Percaya terangkan kembali
Beranikan diri

[Verse 3] Tak semua halaman merana
Namun yang kelam terlalu berarti
Yang bahagia terlupakan
Terselimuti benci

[Pre-Chorus 2] Fatamorgana ragu
Hanya karena kamu

[Chorus] Seperti ku tegak berdiri
Di atas kertas putih
Seperti kencangnya berlari
Tanpa tujuan henti
Halaman tawa yang aku cari
Telah hangus namun di hati
Percaya terangkan kembali
Beranikan diri

[Bridge] Tutup buku ini
Semua karena keyakinan
Aku padamu
Tapi baiknya terucap
Semua…

[Chorus] Seperti ku tegak berdiri, hmm
Seperti kencangnya berlari, ooh
Seperti ku tegak berdiri
Di atas kertas putih
Seperti kencangnya berlari (Kencangnya berlari)
Tanpa tujuan henti (Tanpa tujuan henti)
Halaman tawa yang aku cari (Tawa yang aku cari)
Telah hangus namun di hati
Percaya terangkan kembali (Terangkan kembali)
Beranikan diri…

[Outro] Tutup buku ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: