Thursday, November 15Lirik, News dan Review

Petromak dan Lagu 11 Januari

Saya rasa semua penikmat musik di Indonesia, begitu teringat tanggal 11 Januari, mayoritas pasti terlintas dalam pikiran adalah sebuah lagu “kebangsaan”, peringatan sepasang sejoli musisi asal Bandung yang berikrar menjadi suami-istri dan menjalani kehidupan rumah tangga hingga kini selama 14 tahun lamanya. Tubagus Armand Maulana dan Dewi “Gita” Yuliarti menjadi pasangan sah pada tanggal 11 Januari 1994 di tempat tinggal sang mempelai khidmat berikrar dalam janji suci diterangi cahaya lampu petromak.
Tanpa listrik? Yups betul sekali.
Petromak, yang pake minyak? Yups anda benar dan layak dapat bintang 5. Petromak tersebut boleh pinjam dari tukang mie tek-tek yang lewat.

Hal itu terjadi karena ketika akan mengucapkan akad pernikahan, tiba-tiba listrik padam. Alih-alih kesialan, kejadian tersebut malah menjadi sebuah momen yang penuh khidmat karena suasana malah menjadi lebih hangat ketika semua saling berdekatan dan suara pun terdengar lebih jelas. Dengan pencahayaan petromak dan arahan penghulu “..Saya Terima Nikahnya…” keduanya pun sejak saat itu resmi menjadi pasangan bahagia suami-istri dan mengarungi banyak aral kehidupan bersama buah hati mereka Naja Dewi Dewi Maulana yang sudah berusia 15 tahun.

Lagu 11 Januari diciptakan oleh Armand Maulana bersama Dewa Budjana pada tahun 2008 dengan proses pembuatannya hanya satu jam saja (jangan tiba-tiba dangdutan ya 😀). Menjadi salah satu single andalan di album ke 10 gigi berjudul Peace, Love and Respect. Kini lagu tersebut menjadi hymne dan alarm hari jadi mereka yang mana kita patut contoh bagaimana kesabaran, keteguhan, keselarasan dalam perbedaan menjadikan satu ikatan yang harmonis dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Kalau kata teh Dewi mah begini

“Perbedaan jadikan semakin berwarnanya perjalanan hidup yg kita tapaki..

ALLAH menyatukan kita karena perbedaannya bukan karena kesamaannya.

Bayangkan klo karena kesamaannya.. apa ngak jadi parebut cikopi atau parebut jeroan taahhh..”

Aya-aya wae si teteh. Tapi Selamat ya akang dan teteh :D, 24 tahun dan terus berjalan.

Lirik Gigi - 11 Januari

sebelas januari bertemu
menjalani kisah cinta ini
naluri berkata engkaulah milikku

bahagia selalu dimiliki
bertahun menjalani bersamamu
kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku

*
akulah penjagamu
akulah pelindungmu
akulah pendampingmu
di setiap langkah – langkahmu

pernahku menyakiti hatimu
pernah kau melupakan janji ini
semua karena kita ini manusia

back to *

kau bawa diriku
ke dalam hidupmu

kau basuh diriku
dengan rasa sayang

senyummu juga sedihmu
adalah hidupku

kau sentuh cintaku
dengan lembut dengan sejuta warna…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: