Tuesday, February 20Lirik, News dan Review

Indonesian Idol, Ajang Mendengarkan Kritik dan Saran

Perhelatan Indonesian Idol baru saja dimulai 2 hari ini. Ada yang terpilih untuk lolos ke babak berikutnya dan banyak juga yang tereliminasi. Bagi yang merasa bila ajang seperti ini tidaklah penting, coba pelajari ulang. Bila acara ini tidak penting, maka kalian tidak akan pernah mendengar sebuah band bernama Drive yang mana vokalisnya ‘Anji’ ternyata adalah mantan kontestan Indonesian Idol lho!! Jangan tanya juara ke berapa, orang Anji juga gagal di tahap audisi koq :D. berita indonesian idol

Suara kaya Anji bisa gak lolos? Tentu saja, karena suara dan penampilan yang disuguhkan Anji pada tahun 2004 bukan parameter yang dibutuhkan untuk ajang Indonesian Idol. Sewaktu Anji mengikuti ajang ini dan bernyanyi di hadapan juri, Anji mendapatkan kritikan dan saran yang membangun dari penilaian yang telah diberikan para juri. Salah satunya adalah Anji disarankan untuk bernyanyi pada sebuah band ketimbang untuk bernyanyi solo. Mendengarkan dari para seniornya, Alhamdulillaah ternyata Anji sukses dengan bandnya Drive. Suara Anji saat Drive muncul, mencuri banyak perhatian penikmat musik di Indonesia.

Sekarang Anji baru bisa menjadi solois setelah melewati banyak ujian dan pembelajaran. Tidaklah instan, karenanya bagi kalian yang sudah mengikuti Indonesian Idol, intinya bukan untuk menjadi pemenang dan “mengalahkan” kontestan lain. Tapi lebih kepada mengalahkan diri sendiri atas ego dan membangun rasa percaya diri yang dimiliki untuk terus belajar, mendengar, mencoba dan terus mencoba. Ini baru cerita dari Anji, adalagi cerita dari artis lainnya lho, dijamin banyak yang tidak tahu. Siapakah artis tersebut? Tunggu di kabar selanjutnya dari Kami ya \m/

• MOTIVASI BUAT ORANG-ORANG GAGAL. Iya, itu saya, Indonesian Idol yang gagal di tahun 2004. . Cobain ajang Indonesian Idol, atau kontes nyanyi lainnya, buat mengasah keberanianmu berkompetisi juga bagaimana kemampuanmu dipandang orang lain (dalam hal ini, Juri). Pasti banyak pelajaran dari komentar-komentar mereka, karena mereka adalah orang-orang hebat. Gak harus selalu komentar bagus. Komentar pedas ataupun kritik, juga bisa membangun. Waktu itu saya dibilang lebih cocok jadi Penyanyi dalam sebuah Band, daripada Solois. Penyelenggaraan pertama, Indonesian Idol sepertinya mencari pemenang yang suaranya memang festival sekali. Yang menang Joy dan Delon. DAN BENAR. Saya bersama Drive, band saya dulu, berhasil. Walaupun sekarang saya sudah solo kembali, yang jelas prediksi Juri tepat. Sekarang kan cara saya berpakaian dan nyanyi juga sudah berbeda. . Balik lagi… Ikutilah ajang/kontes menyanyi. Kalau lolos/menang, cakep. Kalau kalah, bukan berarti jelek. Cari jalan lain. Gak usah menggerutu dan bilang Kontestan lain lolos/menang karena rekayasa atau apapun. Sudah lah, jangan jadi orang yang alih-alih meningkatkan performa diri sendiri, malah nyalahin orang lain untuk ketidakberhasilannya. . Saya bukan Motivator, yang memotivasi orang lain dengan kalimat-kalimat dan teori-teori bagus. Saya mau jadi Inspirator, yang menginspirasi orang melalui cerita yang sudah saya lalui. Cerita kegagalan yang jadi pelajaran. . Dulu saya adalah Penyanyi yang (tampaknya) gagal. Sekarang saya adalah Penyanyi dengan pendapatan tertinggi dari digital. . SOMBONG? Mungkin iya. Tapi itulah pencapaian yang sudah SAYA & TIM dapatkan. . Selamat berusaha di 2018, Teman-teman yang (pernah) gagal. SIKAT! 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

A post shared by Anji MANJI (@duniamanji) on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: