Tuesday, November 21Lirik, News dan Review

Jarak Bukan Masalah, Yang Penting KARYA

Belum lama kita semua disuguhkan pertunjukkan konser yang bisa dibilang sangat Akbar, dalam mengenang seorang musisi legendaris dari sebuah band bernama Linkin Park. Tercatat hingga saat ini penonton streaming mencapai 6 juta viewers dan terus bertambah. 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 29 Oktober pukul 9.30 WIB, penonton baik yang ada di lokasi dan dimanapun mereka berada, bersama-sama “mengheningkan cipta” menyanyikan karya-karya dari Linkin Park, terutama ketika lagu NUMB dan IN THE END yang mana kedua lagu tersebut penontonlah yang menjadi vokalis utama. Terlebih pada lagu IN THE END, bersama dengan member Linkin Park semua penonton bernyanyi bersama dari awal hingga akhir mengisi kekosongan yang telah ditinggalkan Alm. Chester Bennington. Sungguh membuat bulu kuduk merinding membayangkan jutaan orang menyanyikan lagu yang sama di waktu yang sama, bersama-sama dengan Band-nya langsung. BERSAMA adalah kata kunci dari KEINDAHAN ini.

Linkin Park Live Streaming
youtube

Mau nonton kosernya? Klik di sini

Cerita soal konser Linkin Park tersebut adalah salah satu dari pengaruh postif Internet pada sebuah sajian karya, karena konser adalah sebuah karya. Cerita lainnya adalah bahwa banyak Artis luar negeri yang amat sangat terkejut bila melakukan konser di Asia, khususnya Indonesia. Salah satunya cerita dari Matt Shadow Avenged Sevenfold yang mengaku amat sangat terkejut dengan fans Indonesia. “Album kami tidak pernah dirilis di Indonesia, tapi kami tetap pergi kesana dan ternyata tiketnya terjual habis untuk skala konser dalam sebuah Arena. Mayoritas orang-orang dan anak-anak disana tidak berbicara dalam bahasa Inggris tapi mereka hafal semua lirik lagu Kami dari album Waking The Fallen (rilis 2003) dan City of Evil (rilis 2005) dan mereka menyanyikannya bersama-sama, AMAZING!!” cerita Matt pada sebuah sesi interview majalah Revolver.

 

Chris Carrabba Dashboard Confessional & Further Seem Forever
hai magazine

Chris Carrabba dari Dashboard Confessional juga adalah salah satu yang sangat terkejut dengan apresiasi orang Indonesia. Ketika tahun 2010 mengadakan pertunjukkan untuk sebuah event bernama Ponds Teen Concert. Chris sangat terkejut dengan fans Indonesia yang menggunakan T-Shirt dari band Further Seem Forever yang mana adalah band Chris yang dibentuk tahun 1998 sebelum memulai Dashboard Confessional setahun setelahnya. Chris pun berfoto dengannya.

“Saya tidak menyangka jika nama Further Seems Forever sampai hingga Indonesia. Sempat takjub ketika saya menemukan di antara fans yang menghampiri saya ada yang mengenakan baju tersebut. Jujur saja, saya hampir tidak percaya. Sebuah pengalaman tidak¬† terlupakan. Fans Indonesia hebat!” tutur Chris – Hai Magazine.

Jarak sudah bukan lagi masalah dan alasan untuk berkarya. Fokus kepada karya, tak usah pusing dengan opini orang-orang. Band seperti Avenged Sevenfold bisa dijadikan contoh, bagimana sebuah band / musisi haruslah membuat berbagai karya, bukan hanya satu konsep saja. Kadang mereka dibilang sell-out, idealis, mau menjadi seperti si A si B, tapi hal tersebut tak terlalu mereka gubris dan terus berkarya. Bukan karangan penulis, tapi hal tersebut memang diutarakan oleh mereka sendiri.

AYO BERKARYA BIAR BISA NYANYI SAMA-SAMA APAPUN GENRENYA!! \m/

note: wawancara A7X bisa di cek di halaman Revolver Magazine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: